Transformasi Metodologi Pembelajaran Sastra Berbasis Platform Digital dan Multimodal pada Guru SMA di Kabupaten Gowa

Authors

  • Inriati Lewa Universitas Hasnuddin
  • Muslimat Muslimat Universitas Hasanuddin
  • St. Nursa'adah Universitas Hasnuddin
  • AB Takko Bandung Universitas Hasanuddin
  • Faisal Oddang Universitas Hasanuddin
  • Ilham Ilham Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.53769/jpm.v6i1.740

Keywords:

Pembelajaran Sastra; Platform Digital; Sastra Elektronik; Kerangka TPACK; Kurikulum Merdeka

Abstract

Pembelajaran sastra pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sering kali menghadapi resistensi dari peserta didik Generasi Z karena pola pengajaran konvensional yang monoton, bersifat hafalan teoretis, dan terpaku pada teks cetak. Kondisi ini berimplikasi pada rendahnya literasi sastra dan lemahnya kepekaan kritis siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mentransformasi metodologi pengajaran sastra melalui pemanfaatan platform digital dan pendekatan multimodal. Pengabdian ini dilaksanakan di SMA Negeri 9 Gowa pada tanggal 23 Mei 2026 dengan melibatkan guru-guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia se-Kabupaten Gowa serta tim dosen dan mahasiswa Departemen Sastra Indonesia FIB Unhas. Metode pelaksanaan berbasis pendampingan teknis, lokakarya teoretis interaktif (Technological Pedagogical Content Knowledge—TPACK), serta simulasi aplikasi media digital (ChatGPT, Canva, Padlet, Twine, Spotify, dan SastraIndonesia.org). Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan kapasitas pedagogis guru dalam merancang bahan ajar sastra yang interaktif, integrasi kecerdasan buatan (AI) yang bijak sebagai mitra kritik intrinsik, serta pemanfaatan media audio-visual untuk mengapresiasi dan memproduksi karya sastra (puisi, cerpen, fiksi mini, dan sastra elektronik). Program ini berhasil memenuhi seluruh indikator capaian tridarma dan direkomendasikan menjadi model kemitraan berkelanjutan demi merespons kurikulum modern.

Downloads

Published

2026-06-13

Issue

Section

Articles