Revitalisasi Peran Karang Taruna melalui Penguatan Literasi Kritis dan Kompetensi Komunikasi Publik di Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng

Authors

  • Usman Usman Universitas Negeri Makassar
  • Baharman Baharman Universitas Negeri makassar
  • Andi Karman Universitas Negeri Makassar
  • Muh. Syukri Gaffar Universitas Negeri Makassar
  • Nurrahma Nurrahma Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.53769/jpm.v6i1.681

Keywords:

Karang Taruna, literasi kritis, komunikasi publik, media sosial komunitas

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemuda Karang Taruna Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng melalui penguatan literasi kritis dan kompetensi komunikasi publik. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya partisipasi pemuda dalam kegiatan sosial desa, minimnya literasi kritis sosial, keterbatasan kompetensi komunikasi publik (public speaking dan moderasi diskusi), serta belum optimalnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi dan kampanye sosial komunitas. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahap, yaitu: (1) sosialisasi program, (2) pelatihan literasi kritis sosial, (3) pelatihan komunikasi publik dan pengelolaan media sosial komunitas, (4) pendampingan penyusunan program kerja partisipatif dan pelaksanaan mini project sosial, serta (5) evaluasi dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta terhadap isu sosial dan pembangunan desa, peningkatan keterampilan public speaking, terbentuknya forum diskusi pemuda desa, dan terbentuk dan aktifnya akun media sosial resmi organisasi Karang Taruna. Kegiatan ini relevan dengan SDGs Goal 4 (pendidikan berkualitas), Goal 16 (kelembagaan kuat dan masyarakat inklusif), serta mendukung IKU perguruan tinggi dan arah kebijakan Asta Cita

Downloads

Published

2026-06-04

Issue

Section

Articles